Alat Geofisika, Resistivity, Geolistrik Single Channel, Geolistrik Multichannel, IP, Logging, Sonic viewer, Seismik, Pelatihan dan Survey Geolistrik Indonesia
Tahukah anda bahwa alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO, bisa digunakan untuk pengukuran resistansi sample tanah, lumpur, batuan atau sampel core dengan hasil yang sangat presisi dan error rendah? HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us
Shopping Cart
shopping cart
Login
Information
Search
Search:
News
12 Januari 2008
Alat Ukur Resistansi Tanah, Lumpur, Sampel Core (Skala Laboratorium)
Tahukah anda bahwa alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO, bisa digunakan untuk pengukuran resistansi sample tanah, lumpur, batuan atau sampel core? detail

» index berita
Testimonial
Eddy
Materi "Kursus Geolistrik Untuk Eksplorasi Mineral dan Air Tanah" yang diberikan bulan Juni 09 kemarin sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi kami di instansi. (Dinas PU, Kal-Sel)

Amalfi Omang
Akurasi alat geolistrik G-Sound pernah saya uji untuk mendapatkan citra Gua Jepang, Bandung. Hasil yang diperoleh sangat presisi dengan error rendah. Salut untuk produknya!

» lihat testimonial
» isi testimonial

Alat Ukur Resistansi Tanah, Lumpur, Sampel Core (Skala Laboratorium)


12 Januari 2008

Ya! Dengan hadirnya teknologi curent source dan anti short circuit pegnukuran resistivitas tidak hanya bisa dilakukan di lapangan namun juga di dalam laboratorium (lab. scale)

Impedansi tanah yang terlalu kecil seperti pada lapisan lempung, tanah basah atau jarak spasi elektroda terlalu rapat sering mengakibatkan hubungan pendek. Kondisi ini tentu saja dapat  berakibat fatal, merusak alat ukur. Hal ini sering terjadi pada instrumen geolistrik berbasiskan voltage source yang tidak dilengkapi dengan sistem anti short. Dengan dilengkapinya alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO dengan sistem anti short circuit menjadikan instrumen ini sangat berguna tidak hanya pada pengukuran lapangan (field scale) namun juga pengukaran laboratorium (lab scale) seperti pengukuran resistansi sampel tanah pada soil box, lumpur, batuan dan sampel core.

Teknologi current source menjadikan alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO sangat optimum dalam penggunaan arus sehingga menghemat pemakaian Aki (batere kering). Arus 100 mA, tegangan 400 V dan arus 50 mA, tegangan 500 V pada instrumen G-Sound/IPMGEO-4100 dan arus 100 mA, tegangan 500 V dan arus 50 mA, tegangan 1000 V pada instrumen S-Field/IPMGEO-16100.  Adanya teknologi ini juga membuat berat instrumen menjadi sangat ringan bila dibandingkan dengan instrumen geolistrik serupa berbasiskan voltage source. Ini akan sangat membantu pada pengukuran vertical sounding terlebih lagi mapping/profiling 2D dan 3D. Dari sudut efisiensi waktu dan tenaga alat geolistrik Multichannel S-Field/IPMGEO-16100 mereduksi waktu pengukuran mapping menjadi sangat singkat. Biasanya pada pengukuran mapping setidaknya diperlukan waktu 1 hari menggunakan geolistrik single channel (Twin probe AB-MN), melalui multihchannnel menjadi 1 jam saja.

Informasi detil mengenai spesifikasi instrument geolistrik-IP masing-masing dapat dilihat pada link G-Sound, S-Field dan IPMGEO.






Promo | How to Buy | Site Map | About Us | Contact Us

© 2007
GEOCIS
(Geophysical Consulting and Instrument Services)
PT. Gada Energi
Gdg. SABUGA
Institut Teknologi Bandung
Telp : 022-70066805
Telp/Fax : 022-2531984
Mobile/SMS : 08122390526
Email : hilfan@geocis.net; hlkhairy@yahoo.com


Toko Online