Alat Geofisika, Resistivity, Geolistrik Single Channel, Geolistrik Multichannel, IP, Logging, Sonic viewer, Seismik, Pelatihan dan Survey Geolistrik Indonesia
Tahukah anda bahwa alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO, bisa digunakan untuk pengukuran resistansi sample tanah, lumpur, batuan atau sampel core dengan hasil yang sangat presisi dan error rendah? HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us
Shopping Cart
shopping cart
Login
Information
Search
Search:
News
12 Januari 2008
Alat Ukur Resistansi Tanah, Lumpur, Sampel Core (Skala Laboratorium)
Tahukah anda bahwa alat geolistrik G-Sound/S-Field/IPMGEO, bisa digunakan untuk pengukuran resistansi sample tanah, lumpur, batuan atau sampel core? detail

» index berita
Testimonial
Eddy
Materi "Kursus Geolistrik Untuk Eksplorasi Mineral dan Air Tanah" yang diberikan bulan Juni 09 kemarin sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi kami di instansi. (Dinas PU, Kal-Sel)

Amalfi Omang
Akurasi alat geolistrik G-Sound pernah saya uji untuk mendapatkan citra Gua Jepang, Bandung. Hasil yang diperoleh sangat presisi dengan error rendah. Salut untuk produknya!

» lihat testimonial
» isi testimonial

HIDROLOGI-KLIMATOLOGI » Akuisisi Data dan Transmisi

Urut berdasarkan

Akuisisi Data dan Transmisi

Pengukuran beberapa parameter meteorologi, hidrology, klimatologi dan sebagainya dilakukan oleh masing-masing sensor dengan menggunakan microcontroller sehingga data langsung diubah menjadi data digital dengan standar komunikasi RS-485. Data ini dikirimkan menuju data recorder (logger) melalui media kabel (wire) atau bahkan modem radio, tergantung jarak sensor terhadap data recorder.

Gambar 1. Radio Modem

 

Seluruh instrumen pengukuran menggunakan power suplay dari battery 12V atau dapat pula dengan bantuan sollar panel sebagai alat pengisi daya. Rekaman data pada data recorder disimpan dalam memory card (MMC) atau dapat pula diambil melalui pheripheral USB sebagai alat komunikasi yang cukup umum dipakai saat ini.


Gambar 2. Data Logger


Secara optional, fasilitas pengambilan data dapat pula dilakukan secara telemetri. Cara ini dilakukan dengan menggunakan sarana telepon (fix phone atau sellular) apabila di daerah titik pengamatan sudah memiliki jaringan telepon. Jaringan telepon sellular yang digunakan biasanya adalah jaringan GSM atau bahkan CDMA dan GPRS.

 

Selain untuk mendapatkan informasi data pengukuran, fasilitas ini pun digunakan untuk memeriksa keadaan seluruh sistem pengukuran, yaitu untuk memonitor availability masing-masing unit pengukuran. Contoh sederhana adalah mengetahui kondisi setiap battery, kabel, dan sebagainya. Penggunaan telemetri melalui telepon sellular ataupun fix phone (PSTN) dapat digunakan secara simultan atau bergantian, tergantung cakupan jaringan yang tersedia di lokasi tempat pengukuran.


Gambar 3. Telemetry
Data Acquisition & Transmission :

Radio modem
- Frequency : 433 MHz FM
- Antenna : Internal stainless  pilot
- Casing : Weather proof   polyester
- Power : 200 mW

Data logger
- Memory capacity : MMC 256 Mb
- Input : 8 - 16 channel RS  485
- Output control : Alarm activation (optional)
- Display : LCD 2 x 16  characters
- Keypad : 16 button, flat pad
- Peripheral : USB 2.0
- Casing : Weather proof polyester
- Power : 120 mW

Cellular transmitter
- Frequency : 900 / 1800/ 1900 MHz
- Antenna : Internal ferrite or copper standard
- Communication : GSM (CDMA, GPRS coming soon !)
- Power : 100 - 400 mW (running); 10 mW (quiescent)

Optional power
- Solar panel : 13,5 V 25W
- Battery charger : Switching 15V 35W
- DC Adaptor : 12V 25W

Software & application

- Compatibility : IBM-PC compatible
- Operating system : Windows98, XP, 2000
- Data form : Spread sheet, data text
 - Function : Graph analysis, Real time monitoring, Alert warning








Promo | How to Buy | Site Map | About Us | Contact Us

© 2007
GEOCIS
(Geophysical Consulting and Instrument Services)
PT. Gada Energi
Gdg. SABUGA
Institut Teknologi Bandung
Telp : 022-70066805
Telp/Fax : 022-2531984
Mobile/SMS : 08122390526
Email : hilfan@geocis.net; hlkhairy@yahoo.com


Toko Online